
Kota Probolinggo mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelayanan Rujukan Bayi Baru Lahir tahun 2025 untuk menilai kesiapan dan mutu sistem rujukan neonatal. Kegiatan ini penting karena angka stunting mencapai 23,1% dan AKI meningkat pada 2024, serta masih banyak kendala rujukan. Acara berlangsung pada 11 November 2025 di Puri Manggala Bakti dengan 140 peserta dari Dinkes, rumah sakit, puskesmas, klinik, dan TPMB, serta narasumber SpA dan SpOG. Monev dilakukan melalui pemberian materi, pen
Kegiatan Monitoring dan evaluasi pelayanan rujukan BBL
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelayanan Rujukan Bayi Baru
Lahir (BBL) Kota Probolinggo Tahun 2025 dilaksanakan sebagai upaya untuk
menilai kesiapan, kinerja, dan mutu sistem rujukan bayi baru lahir di seluruh
fasilitas kesehatan. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala
yang terjadi di lapangan serta menyusun rekomendasi perbaikan sehingga layanan
rujukan neonatal dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif.
Kegiatan Monev ini menjadi sangat penting karena angka
stunting, AKI, dan AKB masih menjadi tantangan kesehatan di Kota Probolinggo.
Berdasarkan SSGI 2024, angka stunting mencapai 23,1%, sementara AKI tahun 2024
meningkat menjadi 250,70 per 100.000 kelahiran hidup. Sebagian besar kematian
bayi juga masih terjadi pada masa neonatal, terutama pada 7 hari pertama
kehidupan. Selain itu, masih terdapat beberapa kendala rujukan seperti
keterlambatan, koordinasi yang belum optimal, serta kesiapan fasilitas yang belum
merata.
Peserta kegiatan berjumlah 140 orang yang terdiri dari Dinas
Kesehatan PPKB, seluruh rumah sakit di Kota Probolinggo (RSUD dr. M. Saleh,
RSUD Arrozy, RSIA Muhammadiyah, RS Amanah, RS Dharma Husada), seluruh klinik,
kepala puskesmas, dokter penanggung jawab, bidan, perawat, serta TPMB sebanyak
47 orang. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari UOBK RSUD dr. M. Saleh
yaitu Dokter Spesialis Anak (SpA) dan Dokter Spesialis Obgyn (SpOG).
Monev dilaksanakan pada hari Rabu, 11 November 2025 mulai
pukul 10.30 WIB sampai selesai, bertempat di Puri Manggala Bakti, Pemerintah
Kota Probolinggo, Jl. Panglima Sudirman No. 19 Probolinggo.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi
mengenai sistem rujukan ibu hamil dan bayi baru lahir, penilaian kesiapan
fasilitas layanan kesehatan, pengumpulan data terkait hambatan dan kendala
rujukan, evaluasi pencatatan dan pelaporan rujukan BBL, serta penyusunan
rekomendasi untuk peningkatan kualitas layanan.
Dari kegiatan ini diharapkan tersusunnya laporan lengkap mengenai kinerja rujukan BBL, teridentifikasinya berbagai kendala yang terjadi dalam proses rujukan, meningkatnya kualitas sistem pencatatan dan pelaporan, serta tersusunnya rekomendasi yang dapat meningkatkan mutu layanan rujukan neonatal di Kota Probolinggo.