Gerak Cepat Cegah Risiko Kehamilan: Monev SISKIA PROCANTIK dan Smartwatch untuk Bumil Risti

Monev Siskia Pro Cantik

Kota Probolinggo – Dinas Kesehatan PPKB Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) SISKIA PROCANTIK sebagai upaya penguatan pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta mendukung pelaksanaan Program Pencegahan Stunting Terintegrasi dan Komprehensif (PROCANTIK).

Kegiatan monev ini bertujuan memastikan pemanfaatan sistem informasi berjalan optimal, terutama dalam pencatatan dan pelaporan kondisi ibu hamil, bayi, dan balita secara terintegrasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Dilaksanakan di 6 Puskesmas

Monev SISKIA PROCANTIK dilakukan di 6 puskesmas di wilayah Kota Probolinggo dan dilaksanakan mulai tanggal 07–14 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan pemanfaatan aplikasi, kelengkapan input data, serta kesesuaian laporan dengan kondisi lapangan.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa aplikasi SISKIA telah dimanfaatkan untuk pencatatan data sasaran, pemantauan pertumbuhan, dan status gizi balita. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan perangkat yang tidak mendukung sistem serta perlunya pendampingan teknis bagi petugas dalam proses penginputan data.

Pembagian Smartwatch bagi Bumil Risiko Tinggi

Pada kesempatan yang sama, Dinas Kesehatan PPKB Kota Probolinggo juga melaksanakan pembagian smartwatch kesehatan kepada ibu hamil risiko tinggi untuk dipakai sebagai bentuk inovasi dan penguatan pemantauan kesehatan selama masa kehamilan dan masa nifas.

Smartwatch ini diharapkan dapat membantu pemantauan kondisi kesehatan ibu secara lebih rutin dan mendukung deteksi dini apabila terdapat tanda bahaya selama kehamilan.

Komitmen Penguatan Layanan dan Pencegahan Stunting

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan PPKB Kota Probolinggo menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak melalui penguatan sistem berbasis data serta pemantauan sasaran secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pendampingan, penguatan kapasitas petugas, serta koordinasi lintas program agar pemanfaatan SISKIA PROCANTIK semakin optimal dan mampu mendorong percepatan penurunan stunting di Kota Probolinggo.

#berita
SHARE :
LINK TERKAIT